
Gue memutuskan untuk memperkaya ilmu dan kompetensi dengan belajar ilmu coaching.
Terus ada teman yang bereaksi begini: “Hah? Ngapain lo jadi coach?” katanya. “Lo pan udah coach, bang! Jam terbang lo udah lebih banyak dari umur gue,” kata dia lagi. Entah dia sedang memuji atau menyindir umur gue.
Ini cerita awal mula perjalanan gue masuk ke dunia coaching.