
Penjelasan firman Allah: وَكَأَيِّنْ مِنْ نَبِيٍّ قَاتَلَ مَعَهُ رِبِّيُّونَ كَثِيرٌ Betapa banyak {nabi} yang berperang didampingi sejumlah besar dari pengikut yang bertakwa kumpulan sahabatnya yang banyak. فَمَا وَهَنُوا لِمَا أَصَابَهُمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَمَا ضَعُفُوا وَمَا اسْتَكَانُو Maka hati mereka tidak lemah atas apa yang menimpa mereka dalam peperangan di jalan Allah. Tubuh mereka pun tidak lesu, karena hal tersebut. Dan mereka tidak menyerah atau lari dari peperangan. وَاللَّهُ يُحِبُّ الصَّابِرِينَ Dan Allah mencintai orang-orang yang sabar وَمَا كَانَ قَوْلَهُمْ إِلا أَنْ قَالُوا رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا ذُنُوبَنَا وَإِسْرَافَنَا فِي أَمْرِنَا وَثَبِّتْ أَقْدَامَنَا وَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ Tidak ada yang keluar dari ucapan mereka [ketika dalam peperangan], selain ucapan, "Wahai Tuhan kami, 1) ampunilah dosa-dosa kami, 2) dan tindakan-tindakan kami yang berlebih-lebihan dalam urusan kami, 3) dan tetapkanlah pendirian kami, 4) dan tolonglah kami terhadap kaum yang kafir.” فَآتَاهُمُ اللهُ ثَوَابَ الدُّنْيَا Maka Allah berikan kepada mereka balasan di dunia (yaitu berupa pertolongan, kemenangan, harta rampasan perang, serta perluasan wilayah) وَحُسْنَ ثَوَابِ الآخِرَةِ Serta pahala yang baik di aakhirat. (Karena pahala berjihad di jalan Allah teramat sangat besar pahalanya). وَاللَّهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ Dan Allah mencintai Al-Muhsiniin (orang-orang yang sampai pada derajat ihsan, derajat paling tinggi), yang mana jihad di jalan Allah, adalah diantara upaya untuk sampai pada derajat tersebut.