Episode ini mengajakmu duduk sejenak di ruang kelas bernama "patah hati". Membahas mengapa otak kita bereaksi seperti orang sakau saat ditinggalkan, mengapa konsep "Move On" seringkali hanyalah ilusi yang menipu, dan bagaimana filosofi kuno Jepang Kintsugi mengajarkan kita bahwa keramik yang retak bisa jauh lebih indah daripada yang utuh.
Tentang keberanian melakukan "audit diri" di depan cermin yang paling jujur, dan seni merangkai ulang kepingan diri menjadi versi yang lebih dewasa.
🎧 Adaptasi dari video YouTube Sedikit ke Tengah📺 Tonton versi visualnya di YouTube: https://youtube.com/@sedikitketengah
Episode ini membahas ilusi romantis tentang “Aku bisa mengubah dia”:
mengapa berharap seseorang berubah sering membuat kita buta, mengapa hubungan jadi penuh penantian yang melelahkan, dan bagaimana menerima kenyataan bisa menjadi jalan pulang yang paling waras.
Tentang perbedaan antara mencintai manusia nyata, dan mencintai fantasi yang kita ciptakan sendiri.
🎧 Adaptasi dari video YouTube Sedikit ke Tengah📺 Tonton versi visualnya di YouTube: https://youtube.com/@sedikitketengah
Banyak dari kita tumbuh dengan bayangan tentang pasangan yang sempurna:
seseorang yang selalu peka, selalu mengerti, tidak pernah salah, tidak pernah membuat kita kecewa.
Tapi dalam kenyataannya, hubungan tidak dibangun dari kesempurnaan.
Episode ini membahas mengapa “pasangan yang cukup baik” sering kali jauh lebih stabil, jauh lebih manusiawi, dan justru jauh lebih sehat untuk jangka panjang.
Tentang bagaimana menerima ketidaksempurnaan bukan tanda menyerah, tetapi tanda kedewasaan.
🎧 Adaptasi dari video YouTube Sedikit ke Tengah
📺 Tonton versi visualnya di YouTube: https://youtube.com/@sedikitketengah
Kita sering diajari bahwa hidup yang baik adalah hidup yang selalu bahagia.
Padahal, dorongan untuk “selalu merasa baik-baik saja” justru membuat kita jauh dari kehidupan yang utuh.
Episode ini membahas mengapa kebahagiaan itu bersifat bergelombang, mengapa ketidakstabilan emosional adalah bagian alami dari manusia, dan bagaimana kita bisa berhenti memaksa diri menjadi positif setiap saat.
🎧 Adaptasi dari video YouTube Sedikit ke Tengah📺 Tonton versi visualnya di YouTube: https://youtube.com/@sedikitketengah
Kadang kita mencari pasangan yang ‘tepat’, padahal yang kita butuh mungkin hanya seseorang yang cukup baik.
Di era ketika standar hubungan begitu tinggi dan idealisasi cinta begitu mudah kita serap dari media, banyak dari kita tanpa sadar kehilangan kemampuan untuk menerima ketidaksempurnaan.
Episode ini membahas mengapa “pasangan sempurna” seringkali hanyalah proyeksi, dan bagaimana kita bisa kembali menghargai hubungan yang nyata dan manusiawi.
🎧 Adaptasi dari video YouTube Sedikit ke Tengah
📺 Tonton versi visualnya di YouTube: https://youtube.com/@sedikitketengah